PT. Sumber Daya Mandiri (SDM) menyediakan jasa borong kerja ( Service Provider). Dalam menjalankan usaha, PT. SDM mengacu pada ketentuan undang-undang tenaga kerja dan peraturan pemerintah yang berlaku. Hubungan kerjasama antara PT. SDM dengan perusahaan pengguna jasa kami tentunya diikat dengan suatu perjanjian tertulis berupa perjanjian pemborongan pekerjaan.Dalam pemborongan pekerjaan, ada 2 tahapan perjanjian yang dilalui yaitu: perjanjian antara perusahaan anda dengan PT. SDM dan perjanjian antara PT. SDM dengan karyawan.
Pemenuhan hak-hak karyawan seperti perlindungan upah dan kesejahteraan, syarat-syarat kerja serta perselisihan yang timbul tetap merupakan tanggung jawab perusahaan kami.

Perjanjian kerja antara karyawan dengan PT. SDM dapat berupa Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) untuk karyawan kontrak maupun Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) untuk karyawan tetap.

Karyawan yang akan berada di bawah organisasi PT. SDM, pada saat rekrutmen, harus mendapatkan persetujuan dari pihak perusahaan anda. Apabila perjanjian kerjasama antara perusahaan kami dengan perusahaan anda berakhir, maka berakhir juga perjanjian kerja antara PT. SDM dengan karyawannya.

Kompensasi yang diberikan oleh PT. SDM tentunya akan disesuaikan dengan kriteria dan jenis pekerjaan sejalan dengan ketentuan serta peraturan yang berlaku. Pada umumnya, karyawan akan menerima kompensasi berupa gaji pokok, perlindungan asuransi kesehatan dan kecelakaan serta BPJS Ketenagakerjaan.

PT. SDM, akan membayar upah karyawan pada setiap akhir bulan kalender. Proses perhitungan upah dilakukan oleh divisi payroll dan pajak serta ditindaklanjuti dengan melakukan pembayaran upah melalui transfer bank atau tunai (untuk yang belum memiliki rekening bank) di akhir bulan. Slip gaji dicetak dan didistribusikan kepada semua karyawan, agar karyawan dapat memeriksa kebenaran dari hak kompensasinya.

PT. SDM kemudian melakukan penagihan kepada perusahaan anda dengan melampirkan dokumen-dokumen yang diperlukan